Tips & Trik

Kesabaran dalam Forex

[b]Apa yang paling sering membuat anda Loss?? Apakah Anda pernah meluangkan waktu untuk itu?[/b]
Harga di market memang akan selalu bergerak sesukanya, sehingga pergerakan harga di market membuat para trader harus berfikir ekstra dan menganalisis untuk mendapatkan gambaran pergerakan harga, walaupun tidak akan sama persis dengan kenyataannya nanti. Kesalahan analisis dan prediksi mungkin akan terjadi, jika tidak sabar dalam menganalisis, terburu-buru buka posisi, atau mengabaikan adanya indikator yang belum terkonfirmasi dalam sistem trading.
Sebagai seorang trader, baik pemula ataupun menengah, Anda seringkali akan dihadapkan dengan pertanyaan sederhana namun sulit untuk dijawab, yaitu "Dalam kondisi pasar sekarang, sebaiknya OP buy atau sell?" Ini adalah pertanyaan yang cukup membingungkan bagi pemula yang masih dalam tahap awal belajar trading forex. Namun, setelah agak lama belajar pun masih akan ada pertanyaan serupa, khususnya jika harga telah sampai pada titik yang menurut Anda bisa melakukan open posisi, tapi ada sinyal yang belum terkonfirmasi. Hal ini membuat diri Anda sedikit bingung, apakah sebaiknya open posisi atau tidak.

Di sisi lain, akan muncul suatu kendala psikologis karena terlalu lama menunggu open posisi yang tepat. Kapan akan profit, jika tidak open posisi? Sehingga akhirnya cenderung membuka terlalu banyak posisi trading, atau malahan sudah memiliki beberapa posisi yang sedang floating dalam waktu bersamaan. Ada juga trader yang menyesal belakangan karena setelah mengklik tombol buy atau sell, ia baru menyadari bahwa transaksi itu seharusnya tidak diambil.

Biasanya keadaan seperti itu terjadi pada trader pemula. Kenapa trader pemula sering melakukan kesalahan? Pertama, karena ia melakukan transaksi berdasarkan keragu-raguan, apakah harus mengambil posisi atau harus menunggu kesempatan yang lebih baik. Pada akhirnya, mereka tidak sabar dan mengambil transaksi berdasarkan emosi, bukan didasarkan pada teknik dan analisa perdagangan yang rasional. Sekitar 90% kasus seperti demikian berakhir dengan salah posisi dan tentu saja, kerugian.

Dari sinilah, [b]pentingnya melatih kesabaran[/b] dalam menunggu pergerakan market yang bagus dan menghindari posisi yang tidak cukup kuat. Trader pemula harus sungguh-sungguh mempelajari bagaimana menganalisis grafik dan mengabaikan pergerakan market yang tidak cukup baik. Disadari atau tidak, semua itu berangkat dari sebuah kesabaran. Trader profesional telah melewati proses ini dan melatih psikologi trading mereka hingga memiliki kesabaran dan ketenangan yang tinggi. Mereka akan menunggu pergerakan yang baik di pasar. Jangan khawatir, kesabaran akan selalu berbuah manis pada akhirnya. Kesabaran akan terbayar setelah berhasil menyelesaikan transaksi setiap bulan dengan keuntungan yang luar biasa.

Meskipun sudah mengetahui pentingnya melatih kesabaran, namun trader pemula masih sering melakukan kesalahan dalam bertrading. Masalah utamanya ada dalam pola pikir yang ingin mengejar keuntungan secepat mungkin dengan target yang tidak realistis, maka harapannya pun "muluk-muluk", seperti untung 100% dalam satu kali transaksi, dalam seminggu, atau menggandakan modal dalam hitungan bulan, dan seterusnya.

Dalam hal ini, semua trader pemula sebaiknya memahami bahwa tidak ada keuntungan yang bisa diperoleh secara instan. Tak ada orang yang akan sukses di bidang yang tidak dipahaminya, sehingga perlu untuk belajar trading forex secara tekun terlebih dahulu, baru kemudian memikirkan keuntungan. Keuntungan itu juga bukan sesuatu yang akan langsung didapatkan dalam sekali trading, melainkan setelah berkali-kali trading, berhasil mempertahankan proporsi untung lebih besar dibanding rugi, hingga pada akhirnya semua jerih payah itu terbayar dengan tercapainya keuntungan secara konsisten dari waktu ke waktu.

Salam Profit.

0 135

    GABUNG SEKARANG !

    5 Anggota Terbaru

    Tips & Trik Lainnya